ut 10 Permainan Tahun 90an yang Terancam Dilupakan - Turi Production

Selasa, 22 Januari 2019

10 Permainan Tahun 90an yang Terancam Dilupakan



Kemajuan teknologi memang menyenangkan untuk diikuti, terlebih munculnya fitur-fitur terbaru yang acapkali memudahkan manusia dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang harus segera diselesikan. Beruntung kita dapat merasakan era modern seperti sekarang ini.

Tapi jika ditelaah lebih dalam lagi, masih ingatkah kalian jika dahulu, mungkin memang belum ada teknologi yang dirasa begitu memukau seluruh umat manusia. Tetapi mengapa kita dapat menikmatinya dengan baik?

Mungkin masa-masa seperti itulah, saat dimana kita tidak diperbudak dengan kemajuan zaman. Masa dimana kita tidak memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak perlu kita pikirkan. Masa dimana kebahagiaan menjadi aktor utamanya. Bukan lagi memikirkan gengsi.

Masih ingat saat kalian lelah belajar seharian disekolah, kemudian saat waktunya pulang, kalian lebih memilih untuk bermain bersama teman-teman? Inilah hebatnya, kita bersosialisasi secara nyata sesuai realitas kehidupan. Bukan lagi soal "Mendekatkan yang jauh, atau menjauhkan yang dekat"

Agar masa membahagiakan itu tidak terlupakan, mari kita bernostalgia dengan permainan-permainan yang sering dilakukan pada era 90an.

1. Kelereng "Gundu" 

Permainan kelereng banyak sekali jenisnya, tak heran disetiap daerah memiliki peraturannya masing-masing. Saya masih ingat, dulu permainan yang saya sering lakukan adalah "Koder" entah daerah kalian menyebutnya apa, yang pasti kelereng akan dikumpulkan ditengah-tengah lingkaran. Dan para pemain diharuskan untuk mengeluarkan kelereng-kelereng tersebut dengan cara menyentilnya!

2. Lompat Tali "Karet"

Permainan ini sering dilakukan oleh anak perempuan, pada saat itu permainan ini begitu populer sehingga biasanya pada sore hari, anak-anak akan berkumpul di lapangan bemain, kemudian membagi tim menjadi dua. Bagi yang jago melompat, mereka akan merasa diagung-agungkan, karena permainan ini memang mengandalkan skill melompat yang baik.

3. Tapak Gunung

Kalian pasti masih ingat dengan permainan ini kan? Tentu saja, permainan ini begitu populer pada masanya. Dan mungkin, masih sering dilakukan hingga saat ini. Meskipun sudah jarang terlihat.  Permainan ini mengharuskan kita untuk melompat menggunakan satu kaki sesuai dengan petak-petak yang sudah digaris sebelumnya. Namun sebelum melompat, kita harus melempar batu pipih pada kotak tersebut untuk menandakan level yang sudah kita raih. Semakin jauh, maka semakin dekat dengan gelar juara.

4. Tam-tam Buku

“Tam tam buku, seleret tiang bahu, patah lembing, patah paku, anak belakang tangkap satu , bunyi lonceng pukul satu”
Masih ingat dengan lagu yang satu ini? Permainan ini sangat menyenangkan karena dilakukan dengan ramai-ramai. Ada dua orang yang bertugas sebagai gerbang penjaga yang nantinya akan menangkap pemain yang kebetulan tepat berhenti di gerbang tersebut saat lagunya telah usai.

5. Petak Umpet

Masih terasa atmosfirnya hingga saat ini saat kita ketahuan sedang bersembunyi oleh penjaganya. Menegangkan! Tapi Mengasikan.

6. Gobak Sodor "Galasin"

Permainan yang mengandalkan ketangkasan ini dilakukan oleh dua tim. Yang satu sebagai penjaga yang satu lagi sebagai pelari yang harus menerobos penjagaan dari lawan. Tim yang semua anggotanya lebih dulu mampu menerobos hingga penjagaan terakhir, dia dinyatakan sebagai pemenang.

7. Benteng

Bermain sambil berolahraga ya benteng jawabannya. Tim dibagi menjadi dua, dan setiap kubunya harus memilih pilar sebagai markas penjagaannya dari musuh. Dan pilar itu harus dijaga oleh anggota timnya masing-masing. Apabila pilar kita disentuh lawan, maka dinyatakan kalah.

8. Congklak

Adu strategi dengan lawanmu untuk mengumpulkan bijih congklak sebanyak-banyaknya agar menjadi pemenang!

9. Batu Tujuh 

Batu yang ditumpuk sebanyak tujuh tingkat harus dijatuhkan oleh pelempar, dan apabila tumpukan itu terjatuh maka yang harus menjadi pecundangnya adalah orang yang sebelumnya melempar tetapi tidak kena tumpukan itu. Dan penjaga harus menumpuk kembali sambil mencari pemain-pemain lainnya, jika bertemu maka tumpukan itu harus dilangkahi sebagai tanda bahwa orang tersebut sudah diketemukan.

10. Tamagotchi

Permainan ini sudah sedikit lebih modern karena menggunakan alat berupa konsol, dalam permainan ini yang harus kiita lakukan adalah memelihara hewan lalu membesarkannya dengan cara memberi makan da mengurus layaknya hewan peliharaan sungguhan.

Bagaimana? Rindu bukan dengan masa-masa itu? Oleh sebabnya, kita sebagai warga Indonesia mesti melestarikan permainan-permainan tradisional luhur yang ada sejak dulu. Hal ini agar budaya kita tetap terjaga keutuhannya. Sebenarnya masih banyak lagi permainan yang tak kalah menyenangkan dengan gadget-gadget yang merebak saat ini, tetapi saya rasa permainan-permainan yang disebutkan diatas sudah cukup membuat kita merasakan nostalgia yang mendalam karena memang tidak dapat dipungkiri, permainan tersebut memang sangat menyenangkan. Selamat bernostalgia!

Bermain sambil berolahraga ya benteng jawabannya. Tim dibagi menjadi dua, dan setiap kubunya harus memilih pilar sebagai markas penjagaannya dari musuh. Dan pilar itu harus dijaga oleh anggota timnya masing-masing. Apabila pilar kita disentuh lawan, maka dinyatakan kalah.


Bagaimana? Rindu bukan dengan masa-masa itu? Oleh sebabnya, kita sebagai warga Indonesia mesti melestarikan permainan-permainan tradisional luhur yang ada sejak dulu. Hal ini agar budaya kita tetap terjaga keutuhannya. Sebenarnya masih banyak lagi permainan yang tak kalah menyenangkan dengan gadget-gadget yang merebak saat ini, tetapi saya rasa permainan-permainan yang disebutkan diatas sudah cukup membuat kita merasakan nostalgia yang mendalam karena memang tidak dapat dipungkiri, permainan tersebut memang sangat menyenangkan. Selamat bernostalgia!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar