ut Berenang Bareng Penyu Raksasa di Pulau Liukang-Loe - Turi Production

Sabtu, 10 November 2018

Berenang Bareng Penyu Raksasa di Pulau Liukang-Loe



Berenang merupakan aktivitas wajib jika mengunjungi wisata pantai. Namun beda sensasinya jika ada penyu-penyu raksasa mengiringi. Sensasi berenang bareng penyu merupakan aktivitas yang langka karena tak semua penyu bisa hidup di objek wisata pantai. Inilah kehidupan penyu di Pulau Liukang-Loe.

Penyu biasanya hidup dan bisa berkembang biak di pantai-pantai tertentu yang airnya masih terjaga dan cocok untuk habitat mereka. Salah satu pantai yang beruntung itu adalah pantai Liukang yang berada di Pulau Liukang-Loe, Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Disana terdapat banyak penyu yang berlalu-lalang di sekitar pulau. Tak heran jika ada banyak penangkaran penyu yang dibuat masyarakat tak jauh dari bibir pantai.

Mereka mengembangbiakkannya agar populasi penyu tak habis. Salah satu caranya dengan menjaga kualitas air dan mencegah sampah berserakan di kawasan pantai.

Hal tersebut tanpa disadari memberi dampak positif bagi warga. Salah satunya karena wisatawan silih berganti berdatangan di tempat ini. Entah wisatawan lokal maupun mancanegara.

Lokasi Pulau Liukang berada di seberang Pantai Bira, Bulukumba. Perjalanan kurang lebih 30 menit untuk mencapai tempat ini dengan ombak yang tenang dan angin laut yang cukup kencang. Namun saya tak khawatir karena saya selalu sedia Tolak Angin kapanpun saat liburan ke destinasi pulau.

Struktur Pantai Liukang tak jauh beda dengan pantai-pantai yang ada di NTT dan NTB. Jika dilihat di peta pulau ini berbatasan langsung satu dan yang lainnya.

Tak hanya berenang bareng penyu, di sekitaran pantai ini juga terdapat karang dan ikan hias yang beragam. Sangat cocok untuk aktifitas snorkeling.

Traveler bisa mencoba rasanya dikelilingi ikan hias seperti apa dengan pemandangan karang bawah laut yang indah. Aktivitas lain yang sering dilakukan di sini yakni berjemur dan bermain pasir di pesisir pantai.

Kegiatan ini dapat dilakukan karena sinar matahari di sini terasa segar dengan tekstur pasir putih yang sangat lembut lembut.

Sobat travelers tak perlu khawatir kelaparan di tempat ini, karena ada warga sekitar yang berjualan seafood disini. Jangan tanya rasanya, benar-benar sedap karena ikan yang dibakar ataupun di goreng adalah hasil laut yang baru saja diambil oleh nelayan di pantai ini.

Tak heran jika ikan dan seafood lainnya terasa sangat segar di lidah. Apalagi jika dipadukan dengan sambal dabu-dabu khas Makassar, pasti juara rasanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar