ut Problem Utama Radio Komunitas - Turi Production

Sabtu, 21 Juli 2018

Problem Utama Radio Komunitas



1. Dana yang Terbatas

Dana radio komunitas merupakan dana dari swadaya masyarakat. Radio komunitas tidak diperbolehkan menyiarkan iklan komersil atau mengiklankan suatu produk, kecuali iklan layanan masyarakat. Karena, tidak diperbolehkannya iklan masuk tersebut maka dana radio komunitas terbatas.

2. SDM Kurang

Karena pada awalnya, radio komunitas merupakan sarana untuk menyalurkan hobi saja, maka sumber daya manusianya pun terbatas. Biasanya mereka yang melakukan siaran adalah masyarakat yang mempunyai waktu luang saja.

3. Masalah Teknis

Terbatasnya dana berhubungan juga dengan masalah teknis. Perbaikan untuk peralatan yang rusak dan perawatanya memerlukan dana, sedangkan dana yang dimiliki radio komunitas merupakan dana secara swadaya. Apabila ada salah satu alat siaran rusak untuk perbaikannya pasti harus menunggu iuran dari masyarakat untuk memberikan dana secara sukarela.

4. Kurangnya Informasi yang Diperlukan untuk Materi Siaran.

Radio komunitas merupakan radio yang batas wilayah siarannya terbatas pada wilayah dimana komunitas itu berada. Informasi yang ditemukan tentu saja hanya informasi yang ada dalam wilayah itu juga. Pada suatu waktu ketika tidak ada fenomena atau isu yang beredar di wilayah tersebut maka tidak ada materi berita yang bisa diinformasikan kepada masyarakat, karena radio komunitas tidak bisa mengambil informasi diluar wilayah komunitasnya.

5. Terbatasnya Frekuensi

Praktisi hukum, Budi Santoso, S.H. menilai, selama ini pemerintah menuding radio komunitas memboroskan frekuensi, dan dikhawatirkan menimbulkan disintegrasi. Ini berangkat dari paradigma bahwa informasi hanya dikelola oleh negara dan kapitalis. Rakyat tidak punya hak untuk itu. Terlebih lagi, radio komunitas hanya di beri sedikit ruang frekuensi yaitu sekitar 107 – 108 FM, sehingga dalam ruang yang sesempit itu frekuensi siaran pun saling bertabrakan.

6. Perijinan

Masalah perijinan yang selama ini dialami oleh radio komunitas, tidak selalu berjalan dengan mulus, Contohnya saja radio komunitas Panagati yang terletak di Terban Yogyakarta, sejak tahun 2001 sampai sekarang ini belum mendapatkan ijin secara resmi dari pihak terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar